PENGARUH LATIHAN KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP KETEPATAN PUKULAN SMASH PERMAINAN BULUTANGKIS PADA ATLET PB. INSAN DI KAB. TANGERANG

Authors

  • Septi Citra Permana STKIP Mutiara Banten
  • Endang Murti Sulistyowati STKIP Mutiara Banten
  • Rexy Hardiansyah STKIP Mutiara Banten

Keywords:

Kekuatan otot lengan, ketepatan pukulan smash, bulutangkis

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan kekuatan otot lengan pada permainan bulutangkis melalui ketepatan pukulan smash pada atlet PB. Insan Kabupate Tangerang. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode eksperimen karena peneliti ingin mengetahui secara pasti pengaruh latihan kekuatan otot lengan pada permainan bulutangkis melalui ketepatan pukulan smash. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest design. Penelitian ini menunjukkan bahwa ketepatan smash menggunakan latihan kekuatan otot lengan memberikan pengaruh positif. Pengujian hipotesis ini diuji dengan uji analisis regresi berganda, uji t parsial dan uji f. dengan kriteria pengujian: jika thitung > ttabel, maka Ha diterima. Sedangkan, jika thitung < ttabel maka Ha ditolak. Hasil uji t kekuatan otot lengan (X) terhadap ketepatan smash (Y1) yaitu hasil perhitungannya yang menunjukkan bahwa t hitung sebesar 2,619 > t tabel yaitu 2,160 taraf signifikan 5% dan db 13, maka Ha diterima dan H0 ditolak. Artinya terdapat pengaruh yang signifikan latihan kekuatan otot lengan terhadap ketepatan pukulan smash pada atlet PB. Insan Kab. Tangerang

References

Abin Syamsuddin Makmun. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Ahmad Damiri & Nurlan Kusmaedi. (1991). Olahraga Pilihan Tenis Meja.Bandung: Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Proyek Pembinaan Tenaga Kependidikan.

Aip Syarifuddin, Dasar-dasar di Dalam Proses Belajar Mengajar Pendidikan Jasmani. (Jakarta: IKIP, 1994).

Bompa, O.T. (1994). Theory and methodology of training. Toronto: Kendall/ Hunt Publishing Company.

Bondan Nurcahya. (2013). Hubungan Kekuatan Otot Lengan, Power Otot Tungkai, dan Kelentukan dengan Ketepatan Jumping Smash Sekolah Bulutangkis Surya Mataram Sleman. Skripsi: Yogyakarta. FIK UNY.

Herman Subadrja. Bulutangkis. Bandung: Pioner Jaya.

Herman Subardjah. (2000). Bulutangkis. Solo: CV”Seti Aji” Surakarta.

Himawanto. (2010). Pengaruh metode pembelajaran dan power lengan Terhadap peningkatan kecepatan Smash bulutangkis Jakarta: Radja Grafindo Persada.

James Poole. (1982). Belajar Bulutangkis. Bandung: Pioner Jaya.

Kebudayaan. Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi. Proyek Pembinaan Tenaga Kependidikan.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta, CV.

Supandi, Strategi Belajar Mengajar Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, (Jakarta: Depdikbud, DIKTI, 2002).

Supardi, Pengantar Statistik Pendidikan, (Jakarta,2009).

Tony Grice. (1996). Bulutangkis, Petunjuk Praktis untuk Pemula dan Lanjutan.

Published

27-12-2025

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)