HASIL KECEPATAN LARI SPRINT 100 METER
Kata Kunci:
Panjang tungkai, Power otot tungkai, Berat badan, Kecepatan lari sprintAbstrak
Masalah dari penelitian ini adalah ketika tes lari sprint rata-rata siswa siswi mendapatkan nilai di bawah
KKM maka dari itu peneliti ingin mengetahui dan menganalisis pengaruh antara panjang tungkai, power
otot tungkai dan berat badan terhadap hasil kecepatan lari sprint. Penelitian ini menggunakan metode
deskriptif kuantitatif dengan pendekatan regresi tiga prediktor, populasi dalam penelitian ini seluruh siswa
siswu kelas V Mi Al-awwaabiin kota sukabumi, sampel dalam penelitian ini berjumlah 10 orang siswa,
Teknik sampling menggunakan purposive sampling, Hasil penelitian ini dapat di ketahui bahwa Terdapat
pengaruh yang signifikan antara panjang tungkai terhadap hasil kecepatan lari sprint 100 meter di tunjukan
dengan p (0,001) < α (0,05). Terdapat pengaruh yang signifikan antara power otot tungkai terhadap hasil
kecepatan lari sprint 100 meter di tunjukan dengan p (0,000) < α (0,05). Terdapat pengaruh yang signifikan
antara berat badan terhadap hasil kecepatan lari sprint 100 meter di tunjukan dengan p (0,000) < α (0,05).
Terdapat pengaruh yang signifikan antara panjang tungkai, power otot tungkai dan berat badan terhadap
hasil kecepatan lari sprint 100 meter di tunjukan dengan p (0,000) < α (0,05).
Referensi
A,Widya, mochamad djumidar. (2012). gerakgerak dasar atletik dalam bermain. PT raja
grafindo persada.
Abdurrahman. (2011). Perbandingan Kekuatan
Otot Tungkai Antara Siswa Gemuk Dan
Kurus. Online.
Djumidar. (2011). Dasar-Dasar Atletik.
Depdiknas.
Giri Wiarto. (2013). ATLETIK. Graha Ilmu.
Horst, E. J. (2010). Trainning for Climbing; The
Definitive Guide to Improving Your
Climbing Performance. The Globe Pequot
Press.
ismaryati. (2011). tes dan Pengukuran Olahraga.
UNS.
Knuttgen, H. G., & Komi, P. V. (2013). Strength
and Power in Sport. Blackwell Science.
Maks, K. V. O., & Dan, P. T. (2012). Power Otot
Tungkai Terhadap Hasil Lari Sprint 100
Meter Pada Atlet Club Joyo Kusumo Pati.
Maksum, A. (2007). Metode Penelitian Dalam
Olah Raga. universitas negeri surabaya.
Mustakim, M. (2019). Hubungan Panjang Tungkai
Dan Berat Badan Terhadap Kecepatan Lari
Sprint 60 Meter. Jurnal Ilmiah Pendidikan
Dasar, 6(1), 22.
https://doi.org/10.30659/pendas.6.1.22-29
Rohendi, A., & Suwandar, E. (2017). Metode
Latihan dan Pembelajaran Bola Voli Untuk
Umum (Mulyana (ed.)). Alfabeta.
Rumini. (2004). Atletik dan Metodik 1. UNNES.
Sajoto, M. (2008). Pembinaan Kondisi Fisik
dalam Olahraga. Depdikbud Ditjen Dikti.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif,
Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
T, H., Komi, P. V., N., & H., K. (2019). nteraction
between pre-landing activities and stiffness
regulation of the knee joint musculoskeletal
system in the drop jump. European Journal
of Applied Physiology, 5, 76–84.
Tangkudung, J., & Puspitorini, W. (2012).
Kepelatihan Olahraga: Pembinaan Prestasi
Olahraga. Cerdas Jaya.
TIM, A. (2009). Diktat Anatomi Manusia. FIK
UNY.
Widiastuti. (2015). Tes dan Pengukuran
Olahraga. PT. Raja Grafindo Persada.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Asep Rahmat, Ahmad Afandi Harja, Septi Citra Permana

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.





