KERAJAAN ARU/HARU DALAM LINTASAN SEJARAH ISLAM DI NUSANTARA
Keywords:
Kerajaan Aru/Haru, Sejarah IslamAbstract
Kerajaan Haru merupakan sebuah kerajaan yang pernah berdiri di wilayah pantai timur Provinsi Sumatera Utara sekarang. Dalam sumber-sumber Melayu seperti Sejarah Melayu dan Hikayat Raja-Raja Pasai, dikisahkan tentang Kerajaan Haru yang bercorakkan peradaban Islam. Masyarakat Karo menyebutkan bahwa Aru merupakan Haru yang berasal dari kata Karo. Karena itu, masyarakat Aru merupakan masyarakat Karo yang didirikan oleh klen Kembaren. Dalam Pustaka Kembaren (1927), marga Kembaren disebut berasal dari Pagaruyung di Tanah Minangkabau. Sejumlah sumber sejarah lain juga menyebutkan bahwa Kerajaan Aru merupakan kerajaan Melayu yang amat besar pada zamannya. Islam masuk ke kerajaan Haru paling tidak pada abad ke-12. Kemungkinan Haru lebih dahulu memeluk agama Islam dibandingkan dengan Pasai, seperti yang disebutkan Sulalatus Salatin dan dikonfirmasi oleh Tome Pires. Kerajaan ini mulai mengalami kemunduran karena kalah pamor dengan pelabuhan-pelabuhan baru yang berada di ujung timur Sumatera pada awal abad ke-16 M. Di masa inilah, Sultan Alauddin mengirim ekspedisi militer besar untuk menaklukan Aru. Akhirnya, Kerajaan Aru dapat ditaklukan dan menyatakan tunduk kepada Aceh pada tahun 1539.
References
Budi Agustono Dan Muhammad Takari. “Adat Perkawinan Di Kerajaan Haru Bahagian Utara Sumatera Abad Kedua Belas”. Jurnal Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara.
Proyek Penelitian dan Kebudayaan Daerah. “Sejarah daerah Sumatera”. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Proyek Penerbitan Buku Bacaan dan Sastra Indonesia dan Daerah. Jakarta 1978.
Lister Eva Simagungsong. “Sumatera Utara dalam Periodisasi”. Yayasan Kita Menulis. 2020.
Yushar Tanjung. “Jejak Islam Di Kota Binjai, Sumatera Utara”. Jurnal Pendidikan, Sejarah, Dan Ilmu-Ilmu Sosial. P-ISSN: 2614-1159 | E-ISSN: 2622-1373. vol 2 No. 1 Agustus 2018.
HM. Hembing Wijaya Kusuma. “Muslim Tionghoa Cheng Ho : Misteri Perjalanan Muhibah di Nusantara”. Pustaka Popuer, Jakarta , 2000.
Ery Soedewo. “Strategi kerajaan batak (tamiang) menghadapi serangan kesultanan aceh di abad ke-16 M”. https://sangkhakala.kemdikbud.go.id/. P-ISSN: 1410-3974; E-ISSN: 2580-8907. Berkala Arkeologi Sangkhakala. Vol. 22 No. 1 2019. 10.24832/bas.v22i1.394.
Taslim Batubara. “Sultan Alauddin Riayat Syah Al-Qahhar: Sang Penakluk Dari Kesultanan Aceh Darussalam”. Jurnal Kajian Islam Kontemporer (Jurkam). Vol 1, No 1, Juni 2020, ISSN 2722-7383.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Eman Supriatna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
By submitting a manuscript to Jurnal Pendidikan Mutiara Banten, the author(s) certify and warrant that:
- The author(s) are authorized to represent all co-authors in agreeing to the terms and conditions of publication.
- The manuscript submitted has not been formally published previously, except in the form of an abstract, part of a lecture or scientific presentation, review, thesis, dissertation, or other permitted preliminary publication.
- The manuscript is not currently under review or consideration for publication in any other journal or publication medium.
- The publication of the manuscript has been approved by all author(s) and, where applicable, by the relevant authorities of the institution where the research was conducted.
- The author(s) have obtained the necessary rights or permissions to use and reproduce any material that has previously been published or is protected by the copyright of another party.
- The author(s) agree to the license and copyright terms applicable to Jurnal Pendidikan Mutiara Banten.
Copyright
Authors submitting manuscripts to Jurnal Pendidikan Mutiara Banten acknowledge and agree that the copyright of the manuscript and published article is fully assigned to Jurnal Pendidikan Mutiara Banten, while the publication and management rights are fully vested in the management of Jurnal Pendidikan Mutiara Banten.
The author(s) agree to the transfer of copyright as part of the publication process and are required to submit a Statement of Copyright Transfer in accordance with the requirements established by Jurnal Pendidikan Mutiara Banten.
Jurnal Pendidikan Mutiara Banten is licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0) license.





