Meningkatakan Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia Dini Melalui Metode Bermain Peran Pada Kelompok B Di Tp Paud Mawar Ii Desa Tegalongok Kec. Koroncong Kab Pandeglang
Kata Kunci:
Meningkatkan Kemampuan EmosionalAbstrak
Dalam kaitannya dengan proses sosial, emosi dapat muncul sebagai akibat adanya hubungan atau interaksi sosial antara individu, kelompok, dan masyarakat. Metode bermain peran yang merupakan salah satu metode belajar yang berumpun kepada metode perilaku yang diterapkan dalam kegiatan pengembangan, Karakteristiknya adalah adanya kecenderungan memecahkan tugas belajar dalam sejumlah perilaku yang berurutan, konkret dan dapat di amati. Oleh karena itu metode bermain peran dapat diterapkan dalam pembajaran untuk meningkatkan kemampuan sosial emosional anak.
Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelas B yang berusia 5- 6 Tahun sebanyak 15 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan dokumentasi.
Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan sosial emosional anak meningkat dengan diterapkannya metode bermain peran dengan presentase dari data awal sebelum pelaksanaan siklus I, siklus II, dan siklus III. Ketika pra siklus kemampuan anak belum berkembang (BB) sebanyak 47%. Kemudian ketika dilakukan siklus I anak yang perkembangannnya mulai berkembang (MB) mulai meningkat menjadi 67%. Karena siklus I belum mencapai indikator, maka dilakukan siklus II. Siklus II mulai terlihat perkembangan anak yang sesuai harapan (BSH) sebesar 33%. Karena pada siklus II perkembangan anak masih di rasa belum maksimal maka dilakukan siklus III dengan hasil anak yang berkembang sangat baik (BSB) mencapai 86%. Dengan persentase yang diperoleh dari pelaksanaan silus III tersebut termasuk kriteria sangat baik.
Dengan demikian latihan bermain peran dapat mengembangkan kecerdasan sosial emosional anak kelompok B PAUD MAWAR II Ds. Tegalongok Kec. Koroncong Kab. Pandeglang Tahun Ajaran 2015/2016, sehingga saran kepada guru bahwa bermain peran merupakan alternatife yang dapat digunakan untuk mengembangkan kecerdasan sosial emosional anak.
Referensi
Ahmad Susanto, 2011, Perkembangan Anak Usia Dini Pengantar Dalam Berbagai Aspeknya, Kencana Prenandemedia Group, Jakarta.
Ardy Novan Wiyani,2014, Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini, Gava Media,Yogyakarta.
Dimyati Johni, 2013, Metodologi Penelitian pendidikan dan Aplikasinya Pada Pendidik Anak Usia Dini (PAUD), Kencana Prenanda Media Group,Jakarta.
Permendiknas No. 58 Tahun 2009. Sudarna, 2014, Pendidikan Anak Usia Dini Berkarakter, Genius Publisher, Yogyakarta.
Ardy Novan Wiyani, 2013, Bina Karakter Anak Usia Dini,Ar-Ruzz Media, Jogjakarta.
Moeslichatoen, 2004, Metode Pengajaran di Taman Kanakkanak, PT Rineka Cipta, Jakarta.
Kurniati Euis, Rachmawati Yeni, 2010, Strategi Pengembangan Kreativitas Pada Anak Usia Taman Kanak-kanak, Kencana Prenanda Media Group,Jakarta.
Diana Mutiah, 2010, Psikologi Bermain Anak Usia Dini, Kencana Prenanda Media Group, Jakarta.
Munandar Utami,1999,Mengembangkan Bakat dan Kreativitas Anak Sekolah, PT Grasindo, Jakarta.
Arriyani, Neni, 2000, Sentra Main Peran, Sekolah Al Falah., Jakarta Timur Mashar, Riana, 2011, Emosi Anak Usia Dini dan Strategi Pengembangannya, Prenada Media, Jakarta. Musfiroh, Takdiroatun, 2010, Cerdas melalui Bermain, Cara Mengasah Multiple Intelligences pada Anak Usia Dini,Grasindo,Jakarta.
Suranto, 2011, Komunikasi Interpersonal, Graha ilmu, Yogyakarta
Masitoh dkk, 2005, Pendekatan Pembelajaran Aktif di Taman Kanak-Kanak, Dirjen Dikti PPLPTK Departemen P dan K, Jakarta.
Munir, 2009, Pembelajaran Jarak Jauh: Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi, Alfabet, Bandung.
M. Ramli, 2005, Pendampingan Perkembangan Anak Usia Dini, Dirjen Dikti PPLPTK Departemen P dan K, Jakarta.
Nana Sudjana & Ibrahim,2004,Penelitian dan Penelitian Pendidikan, PT Sinar Baru, Bandung.
Rusdinal dkk, 2005, Pengelolaan kelas di Taman Kanak-Kanak ,Dirjen Dikti PPLPTK Departemen P dan K, Jakarta.
Rosmala Dewi, 2005, Berbagai Masalah Anak TK,Dirjen Dikti PPLPTK Departemen P dan K, Jakarta.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2018 Jurnal Pendidikan Mutiara

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Perjanjian Lisensi dan Hak Cipta
Dengan menyerahkan manuskrip kepada Jurnal Pendidikan Mutiara Banten, penulis menyatakan dan menjamin bahwa:
- Penulis memiliki kewenangan untuk mewakili seluruh penulis bersama (co-authors) dalam menyetujui ketentuan publikasi ini.
- Manuskrip yang diserahkan belum pernah diterbitkan secara resmi sebelumnya, kecuali dalam bentuk abstrak, bagian dari materi kuliah atau presentasi ilmiah, tinjauan, tesis, disertasi, atau bentuk publikasi pendahuluan lainnya yang diperbolehkan.
- Manuskrip tidak sedang dalam proses peninjauan atau pertimbangan untuk diterbitkan pada jurnal atau media publikasi lainnya.
- Publikasi manuskrip telah memperoleh persetujuan dari seluruh penulis dan, apabila diperlukan, dari pihak yang berwenang pada institusi tempat penelitian dilaksanakan.
- Penulis telah memperoleh hak atau izin yang diperlukan untuk menggunakan dan mereproduksi setiap materi yang sebelumnya telah diterbitkan atau dilindungi oleh hak cipta pihak lain.
- Penulis menyetujui ketentuan lisensi dan hak cipta yang berlaku di Jurnal Pendidikan Mutiara Banten.
Hak Cipta
Penulis yang mengirimkan manuskrip untuk diterbitkan dalam Jurnal Pendidikan Mutiara Banten memahami dan menyetujui bahwa hak cipta atas manuskrip artikel sepenuhnya menjadi milik Jurnal Pendidikan Mutiara Banten, sedangkan hak penerbitan dan pengelolaan publikasi berada sepenuhnya pada pengelola Jurnal Pendidikan Mutiara Banten.
Penulis menyetujui pengalihan hak cipta tersebut sebagai bagian dari proses publikasi dan wajib memberikan Surat Pernyataan Pengalihan Hak Cipta sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Jurnal Pendidikan Mutiara Banten.
Jurnal Pendidikan Mutiara Banten diterbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).





