KEKERASAN DALAM FILM DAN GAME PADA PENDIDIKAN
Kata Kunci:
Kekerasan, Film, Games, PendidikanAbstrak
Di Era globalisasi ini banyak sekali film dan games yang dapat mudah diakses oleh berbagai kalangan, terutama anak usia dini. Banyak para orang tua yang lebih memilih yang memberikan gadget kepada anak dengan alasan anak agar bisa tenang, tetapi hal tersebut sangatlah tidak benar. Gadget memliki banyak hal negatif pada anak, anak dapat mudah mengakses situs game atau bahkan mendownload game dan film yang tidak sesuai dengan usianya, salah satunya film dan game yang mengandung kekerasan yang dapat dengan mudah diakses oleh anak yang dapat menimbulkan perilaku agresif anak. Perilaku agresi adalah tingkah laku manusia yang dilakukan dengan tujuan untuk menyakiti manusia lain ataupun terhadap objek benda, baik itu secara fisik maupun secara non fisik. Karena anak selalu meniru apa yang dilihatnya, maka setelah bermain game atau menonton film yang mengandung kekerasan maka kemungkinan besar anak akan meniru kekerasan tersebut dan lebih memperhatikan perkembangan anak dan memberikan perhatian lebih terhadap si anak. Supaya anak tidak merasa diabaikan oleh orangtua, dan nantinya anak akan lebih memilih untuk bermain gadget dari padaberbicara dengan orangtua.
Referensi
Ma’ruf Hidayat. 2015. Perilaku Agresi Relasi Siswa di Sekolah. Aswaja Pressindo: Yohyakarta
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Suhanul Baqiyah, Nova Nurul As-Syifa

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Perjanjian Lisensi dan Hak Cipta
Dengan menyerahkan manuskrip kepada Jurnal Pendidikan Mutiara Banten, penulis menyatakan dan menjamin bahwa:
- Penulis memiliki kewenangan untuk mewakili seluruh penulis bersama (co-authors) dalam menyetujui ketentuan publikasi ini.
- Manuskrip yang diserahkan belum pernah diterbitkan secara resmi sebelumnya, kecuali dalam bentuk abstrak, bagian dari materi kuliah atau presentasi ilmiah, tinjauan, tesis, disertasi, atau bentuk publikasi pendahuluan lainnya yang diperbolehkan.
- Manuskrip tidak sedang dalam proses peninjauan atau pertimbangan untuk diterbitkan pada jurnal atau media publikasi lainnya.
- Publikasi manuskrip telah memperoleh persetujuan dari seluruh penulis dan, apabila diperlukan, dari pihak yang berwenang pada institusi tempat penelitian dilaksanakan.
- Penulis telah memperoleh hak atau izin yang diperlukan untuk menggunakan dan mereproduksi setiap materi yang sebelumnya telah diterbitkan atau dilindungi oleh hak cipta pihak lain.
- Penulis menyetujui ketentuan lisensi dan hak cipta yang berlaku di Jurnal Pendidikan Mutiara Banten.
Hak Cipta
Penulis yang mengirimkan manuskrip untuk diterbitkan dalam Jurnal Pendidikan Mutiara Banten memahami dan menyetujui bahwa hak cipta atas manuskrip artikel sepenuhnya menjadi milik Jurnal Pendidikan Mutiara Banten, sedangkan hak penerbitan dan pengelolaan publikasi berada sepenuhnya pada pengelola Jurnal Pendidikan Mutiara Banten.
Penulis menyetujui pengalihan hak cipta tersebut sebagai bagian dari proses publikasi dan wajib memberikan Surat Pernyataan Pengalihan Hak Cipta sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Jurnal Pendidikan Mutiara Banten.
Jurnal Pendidikan Mutiara Banten diterbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).





