Peningkatan Motivasi Dan Hasil Belajar Analisis Hikayat Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Nht Pada Kelas X Ma Daar El-Mu’minin Kaduengang

Penulis

  • Muhamad Juwayni

Kata Kunci:

Motivasi, Hasil Belajar, Cooverative Learning, Numbered Heads Together.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi dan hasil belajar siswa kelas X IPS MA Daar El Mu’minin Kaduengang Kecamatan Cadasari Kabupaten Pandeglang dalam menganalisis unsur intrinsik dan ekstrinsik hikayat melalui model pembelajaran kooperatif tipe NHT (Numbered Heads Together).

Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Adapun desain penelitian ini terdiri atas 2 (dua) siklus yang masing-masing siklusnya memiliki 4 (empat) komponen; perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Dengan memanfaatkan instrumen penelitian, antara lain: lembar pengamatan (observasi), dokumentasi, dan soal tes, untuk memperoleh data hasil penelitian.

Berdasarkan data hasil penelitian yang dilakukan dapat dikemukakan beberapa kesimpulan sebagai berikut.

Pertama, motivasi belajar siswa dalam menganalisis unsur intrinsik dan ektrinsik hikayat dapat ditingkatkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Hal ini terbukti dari skor persentase pengamatan motivasi belajar siswa pada setiap siklusnya; pada siklus I skor rata-rata diperoleh 78.21%, dan pada siklus II skor rata-rata diperoleh 83.75%, terjadi kenaikan sebesar 5.54%.

Kedua, Hasil belajar siswa setelah dilakukan metode pembelajaran dalam dua siklus melalui model pembelajaran kooperatif tipe NHT, nilai rata-rata kelasnya mencapai 77.38 pada akhir siklus I, dan meningkat menjadi 80.95 pada akhir siklus II.

Ketiga, Penguasaan materi di atas KKM (75) yang ditetapkan oleh Madrasah terjadi peningkatan, pada akhir siklus I, tingkat penguasaannya mencapai 66.66% atau sejumlah 14 orang siswa dari 21 orang siswa, dan setelah dilakukan perbaikan di akhir siklus 2 mencapai 90.47% atau 19 orang siswa dari 21 orang siswa.

Keempat, guru hendaknya dapat lebih memotivasi siswa untuk mengembangkan model pembelajaran kooperatif dalam kehidupan bermasyarakat siswa. Model pembelajaran kooperatif tipe NHT (Numbered Heads Together) perlu terus dikembangkan dan diterapkan pada pokok bahasan yang lain dan perlu adanya penelitian lebih lanjut sebagai pengembangan dari penelitian ini.

Referensi

Dimyati dan Mudjiono. 1999. Belajar dan Pembelajara. Jakarta: Rineka Cipta.

Hamalik, Oemar. 2003. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Ibrahim, Muslimin, dkk. 2000. Pembelajaran Kooperatif. Surabaya: Unesa University Press.

Lie, Anita. 2010. Cooperative Learning, mempraktikkan cooperative learning di ruang-ruang kelas. Jakarta: Grasindo.

-------- . 2010. Cooverative Learning. Jakarta: Gramedia.

Muslimin, Ibrahim, dkk. 2000. Pembelajaran Kooperatif. Surabaya: Unesa University Press.

Nur , Mohamad. 2005. Pembelajaran Kooperatif. Surabaya: Pusat Sains dan Matematika Sekolah UNESA.

Nurhadi dalam http//massofa.wordpress.com/2008/09/12/ perbedaan pembelajarankoperatif dan pembelajarankonvensional/2003.

Sagala, Syaiful. 2010. Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung : Alfabeta.

Sardiman. 2004. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grapindo Persada.

Slavin, Robert E. 2010. Cooverative Learning teori, riset dan praktik. Bandung: Nusa Media.

Sudrajat, D. 2010. Penelitian Tindakan kelas. Pandeglang:

Suharsimi, Arikunto, dkk. 2002. Prosedur Penelitian suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Supardi. 2010. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

Tarigan, H.G. 1985. Membaca sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.

-------- . 1990. Membaca sebagai suatu keterampilan berbahasa Bandung: Angkasa.

Wina Senjaya., dalam http: // akhmad sudrajat. Wordpress.Com /2008/09/12/ pendekatan, strategi, metode, teknik, dan model pembelajaran.

Unduhan

Diterbitkan

01-09-2019