Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Metode Mewarnai

Penulis

  • Bayu Purnama Galuh STKIP Mutiara Banten
  • Leli Nurjanah

Kata Kunci:

Kemampuan motorik halus kegiatan mewarnai

Abstrak

Subyek penelitian adalah anak kelompok B PAUD Melati Bodas Kecamatan Banjar Kabupaten Pandeglang yang berjumlah 10 anak. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, yaitu siklus I dan Siklus II, dengan masing-masing tahapan, yaitu, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil observasi kemampuan motorik halus sebelum tindakan rata-rata persentase sebesar 58,4% dengan kriteria BSH, mengalami peningkatan sebesar 6,6% pada siklus I berada pada kriteria BSH, pada siklus II mengalami peningkatan  sebesar 10%  menjadi BSB. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa kemampuan motorik halus anak mengalami peningkatan dan mencapai indikator keberhasilan lebih dari 70% dengan kriteria Berkembang Sangat Baik. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari langkah-langkah pembelajaran yaitu: (1) Satu kelas dibagi menjadi 3 kelompok terdiri dari 2-3 anak (2) Tiap kelompok mendapatkan 4-5 macam pewarna yang sudah diletakkan dalam wadah (3) Guru memberikan contoh kegiatan mewarnai yang akan dilakukan (4) Menyampaikan aturan yang telah disepakati selama kegiatan mewarnai dan (5) Gambar yang diwarnai disesuaikan dengan tema yang sedang berlangsung di PAUD.

Kata kunci : Kemampuan motorik halus, kegiatan mewarnai

Referensi

Adang Heriawan, Darmaji & Arip Sanjaya. (2012). Metodologi Pembelajaran. Serang: LP3G

Ahmad Chaedar Alwasilah. (2006). Dasar-dasar Merancang dan Melakukan Penelitian Kualitatif: Jakarta: PT. Dunia Pustaka Jaya.

Ahmad Susanto. (2011). Perkembangan Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.

Haeriah Syamsudin. (2014). Brain Game Untuk Balita . Yogyakarta: Media Pressindo.

Janice J. Beaty. (2013). Observasi Perkembangan Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.

Lexy J. Moleong. (2006). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta, cv

Suharsimi Arikunto. (2013). Prosedur Penelitian. Jakarta. Rineka Cipta.

Lolita Indraswari. (2012). Peningkatan Perkembangan Motorik Halus Anak Usia

Dini Melalaui Kegiatan Mozaik Di Taman Kanak-Kanak Pembina Agam.

Jurnal Pesona PAUD (Vol.1.No.1). Hlm.2.

Mansur. (2005). Pendidikan Anak Usia Dini Dala Yogyakarta: Pustaka pelajar.

Munandar Utami (2014). Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Yogyakarta: Rineka Cipta

Morrison, S George. (2012). Buku Dasar-dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Penerjemah: Suci Romadhona dan Apri Widiastuti. Jakarta: PT Indeks.

MS Sumantri. (2005). Pengembangan Keterampilan Motorik Anak Usia Dini.

Jakarta: Dinas Pendidikan.

Unduhan

Diterbitkan

2022-01-19