Penerapan Model Team Game Tournament (Tgt) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Tk. Pgri Mekar Kota Serang

Penulis

  • Tubagus Dedy Fu’ady

Kata Kunci:

Model pembelajaran, TGT, Hasil Belajar.

Abstrak

Masalah penelitian tindakan kelas ini adalah rendahnya hasil belajar di TK PGRI Mekar Kota Serang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran kooperatife tipe Time Game Tournament (TGT) di TK PGRI Mekar Kota Serang dan untuk mengetahui bagaimana kempuan hasil, daya ingat siswa serta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus.

Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan, obsesvasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas B TK PGRI Mekar Kota Serang yang terdiri dari 41 orang dan guru kelas sebagai tim kolaborator.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motode TGT dapat meningkatkan hasil belajar siswa karena berdasarkan siklus satu, dari 41 siswa, yang memperoleh nilai dibawah nilai Ketuntasan sebesar 74%, sedangkan pada siklus dua terjadi peningkatan menjadi sebesar83% dan telah mencapai nilai diatas ketuntasan.

Referensi

Ahmad . (2016) Teori Belajar dan Pembelajaran. Jakarta Prenadamedia Group.

Anonim. 2005. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005Tentang Standar nasional pendidikan. http://www.presidenri.go.id/DokumenUU.php/104.pdf. Diunduh tangga l8 maret 2017

Arikunto, Suharsimi. (2016). Menejemen Penelitian. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Arikunto , Suharsimi. (2013). Prosedur enelitian suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta

Aunurrahman.2010. Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Alfabeta

Ishak, Ponco, (2016) Pengertian Metode Pembelajaran, Macam-Macam, Syarat dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi Metode Pembelajaran. http://20316702.siapsekolah.com/2013/11/18/pengertianmetodepembelajaran-macam, macamsyarat-dan-faktor-faktor-yangmempengaruhi-metode pembelajaran/Maisah 2013. Manajemen Pendidikan. Ciputat: Gaung Persada Press Group.

Mulyasa. 2005. Kurikulum Berbasis Kompetensi: Konsep, Karakteristik dan Implementasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mulyasa. 2015. Praktik Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Kasihani Kasbolah E. S. 2001.Penelitian Tindakan Kelas. Malang: Universitas Negeri Malang.

Miles, M. B & Huberman, A. M. 2010.Analisis Data Kualitatif. TerjemahanTjejep Rohendi . Jakarta: UI Perss

Muhibbin Syah. 2005. Psikologi Pembelajaran. Jakarta: PT Raja GrafindoPersada.

Ramadhan, Irfan. diakses 30 Juli 2015, Pengertian dan Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan,https://irfanramadhan4.wordpress.com/2017/03/20/pengertian-dan-tujuan pendidikankewarganegaraan-pegertian/

Slavin Robert E. (2008). Cooperative Learning: Teori, Riset dan Praktik. Bandung: Nusa Media.

Shoimin,Aris.2014.68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013.

Suprijono, A. (2009). Cooperative Learning. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Ubaedillah, A. & Rozak,Abdul.(2012). Pendidikan kewarga (Negara) an civic education. Jakarta : Prenada Media Grup

wardani Igak dan kusyana (2012). Penelitian Tindakan Kelas. Banten: Universitas Terbuka.

Unduhan

Diterbitkan

01-06-2018