PENGARUH LATIHAN SHUTTLE RUN DAN NAIK TURUN TANGGA TERHADAP KECEPATAN COOPER TEST PADA MAHASISWA STKIP MUTIARA BANTEN

Penulis

  • N Komariah STKIP Mutiara Banten
  • Arifin Sitio STKIP Mutiara Banten
  • Ferdinand Maruba Sitio STKIP Mutiara Banten
  • Bryant Adam Parlindungan STKIP Mutiara Banten
  • Ayu Manggela STKIP Mutiara Banten

Kata Kunci:

Shuttle run, Naik turun tangga, Kecepatan, Tes Cooper, Kebugaran jasmani

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan shuttle run dan naik turun tangga terhadap kecepatan lari dalam Tes Cooper pada mahasiswa STKIP Mutiara Banten. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 15 mahasiswa yang dipilih secara purposive. Instrumen penelitian menggunakan Tes Cooper 12 menit untuk mengukur daya tahan dan kecepatan lari. Perlakuan berupa latihan shuttle run dan naik turun tangga diberikan secara terstruktur selama beberapa minggu. Analisis data menggunakan uji t menunjukkan hasil yang signifikan pada taraf signifikansi 0,05 (p < 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan shuttle run dan naik turun tangga berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kecepatan lari dalam Tes Cooper pada mahasiswa.

Referensi

Giriwijoyo, S., & Sidik, D. Z. (2017). Ilmu faal olahraga. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Harsono. (2018). Kepelatihan olahraga: Teori dan metodologi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Kurniawan, D. (2020). Kebugaran jasmani mahasiswa perguruan tinggi. Jurnal Pendidikan Jasmani, 14(2), 101–110.

Nala, I. G. N. (2015). Prinsip latihan fisik olahraga. Denpasar: Udayana University Press.

Pratama, A., & Nurhasan. (2020). Pengaruh latihan shuttle run terhadap kecepatan lari. Jurnal Keolahragaan, 8(1), 45–52.

Sukadiyanto, & Muluk, D. (2019). Pengantar teori dan metodologi melatih fisik. Yogyakarta: UNY Press.

Sugiyono. (2014). Metode penelitian pendidikan (pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif. Bandung: Alfabeta.

Wibowo, A., Setiawan, I., & Kurniawan, R. (2021). Pengaruh shuttle run terhadap kecepatan dan kelincahan. Jurnal Sportif, 7(1), 33–41.

Yusuf, M., & Rahman, A. (2020). Tes Cooper sebagai indikator daya tahan aerobik. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 12(1), 21–29.

Lestari, D., Saputra, R., & Mulyana, B. (2022). Pengaruh latihan naik turun tangga terhadap VO₂max. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 18(2), 145–153.

Sari, P. R., & Hidayat, T. (2019). Latihan naik turun tangga terhadap kebugaran jasmani siswa. Jurnal Pendidikan Olahraga, 7(2), 98–105.

Setiawan, E. (2021). Adaptasi fisiologis latihan aerobik. Jurnal Sport Science, 9(1), 15–24.

Bompa, T. O., & Buzzichelli, C. (2019). Periodization: Theory and methodology of training. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Unduhan

Diterbitkan

27-12-2025

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama