UPAYA MENINGKATAN KETRAMPILAN MENULIS PUISI BEBAS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN WHOLE LANGUAGE SISWA KELAS XI MA AL BARKAH

Penulis

  • Uyung Amilul Ulum STKIP Mutiara Banten
  • Anzai Rinsozai STKIP Mutiara Banten

Kata Kunci:

Hasil Belajar, Menulis Puisi, Model Pembelajaran Whole Language

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses pembelajaran dan hasil keterampilan menulis puisi bebas pada pembelajaran bahasa Indonesia menggunakan model Whole Language siswa kelas XI MA – Al Barkah Cikarang Utara. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan  kelas. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas XI yang berjumlah 12 orang. Penelitian ini berlangsung dalam dua siklus melalui 3 tahapan, perencanaan, tindakan dan observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan adalah tes keterampilan menulis puisi bebas, lembar observasi guru dan siswa, catatan lapangan, serta dokumentasi. Validasi instrumen tes dilakukan melalui expert judgment. Data dianalisis dengan teknik kuantitatif deskriptif dan kualitatif deskriptif. Indikator keberhasilan penelitian ini ditandai dengan 75% siswa mencapai KKM dan nilai rata-rata kelas sebesar ≥ 70. Peningkatan nilai rata-rata keterampilan menulis puisi bebas pada siklus I meningkat sebesar 14,11 dari 53,91 pada kondisi awal menjadi 68,02. Pada siklus II,       nilai rata-rata siswa mengalami peningkatan sebesar 8,75 dari 68,02 menjadi 76,86. Selain itu, peningkatan siswa yang mencapai KKM pada siklus I sebesar 50% dari 4,55% menjadi 54,55%, sedangkan pada siklus II meningkat sebesar 31,81% dari 54,55% menjadi 86,36%.

Referensi

Alamsyah, T. (2007). Pendekatan Whole Language dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Calon Guru Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah, 1 (1), hlm. 14-23.

Hendriansyah, Haris. 2013. Wawancara, Observasi, dan Focus Groups (Sebagai Instrumen penggalian Data kualitatif). Depok: Raja Grafindo Persada.http://pengertew6ianbahasa.blogspot.com/2013/02/pengertian-bahasa.html

Purnamawati Harjanto dan Eldarni, Kemp and Dayton. (2010). Manfaat Media Benda Konkret. Disadur dari http://anindita-yukichan.blogspot.com media.html

Syafi‟ie, I. (2007). Pendekatan Whole Language dalam Pembelajaran Bahasa. [Online]. Diakses dari: http://journal.um.ac.id/index.php/bahasaseni/articel/view/2445.

Subana dan Sunarti. 2009. Strategi Belajar Mengajar Bahasa Indonesia. Bandung: PustakaSetia.

Subrata. 2010. Puisi-Pantun dan Peribahasa.Solo: CV. Bringin 55 Solo.

Sudjana, Nana dan Akhmad Rivai. 2009. Media Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algensindo. Fvbhg

Sukirno. 2009.Pembelajaran Menulis Kreatif dengan Strategi Belajar Akselerasi. Yogyakarta: Surya Sarana Grafika.

Suparno dan Mohamad Yunus. 2008. Keterampilan Dasar Menulis. Jakarta: Universitas Terbuka.

Suyadi. 2012. Panduan Penelitian Tindakan Kelas. Yogyakarta: DIVA Press.

Waluyo, J. Herman. 1995. Teori dan Apresiasi Puisi. Jakarta: Erlangga. Wardoyo, Sigit Mangun. 2013. Teknik Menulis Puisi. Yogyakarta: Graha Ilmu

Tarigan, H. G. 1985. Prinsip-Prinsip Dasar Sastra. Bandung: Angkasa. Wahyudi, D. 2016. Peningkatan Keterampilan Menulis Puisi Menggunakan Media Gambar pada Siswa Kelas V SD Negeri Suryodiningratan 2. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Edisi 16 Tahun ke-5. 1.514-1.523.

Zainudin. 2016. Meningkatkan Kemampuan Menulis Puisi Bagi Siswa Kelas IV SDN 1 Dongko Dengan Metode Praktek. Jurnal Kreatif Tadulako Online. 4(9): 16-31

Unduhan

Diterbitkan

02-12-2020