ANALISIS KARAKTER TOKOH UTAMA PADA NOVEL GETIR KARYA BOY CANDRA
Kata Kunci:
Karakter, NovelAbstrak
Novel adalah cerita yang berbentuk prosa yang cukup panjang dan isinya memiliki kehidupan sehari-hari yang dialami oleh masyarakat tertentu. Novel sebagai salah satu bentuk karya sastra dapat memunculkan nilai-nilai positif bagi penikmatnya, agar mereka peka terhadap masalah-masalah yang berkaitan dengan kehidupan sosial dan mendorong untuk kepribadian yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai moral tokoh utama dalam novel Getir karya Boy Candra. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kepustakaan dengan menggunakan novel Getir karya Boy Candra. Teknik analisis data yang digunakan adalah membaca, mengidentifikasi, mengklasifikasi, menganalisis dan menarik kesimpulan pada novel Getir karya Boy Candra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Getir karya Boy Candra menggambarkan nilai moral tokoh utama yaitu ramah, rendah hati, rendah diri, peduli, menghargai orang lain, pemaaf, mengakui kesalahan, pekerja keras, berterima kasih, patuh kepada orang tua, tangguh, rajin, dan memahami perasaan orang lain. Bentuk penyampaian nilai moral yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca memiliki dua pembagian yaitu penyampaian moral secara langsung dan bentuk penyampaian moral secara tidak langsung. Karya sastra adalah bentuk pikiran dan imajinasi yang didalamnya mengandung bentuk lisan maupun tulisan yang mampu di tuangkan ke dalam sebuah karya yang memiliki nilai esensial tinggi salah satu permasalahan yang tidak bisa dipisahkan dari karya sastra adalah tokoh dan penokohan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter tokoh utama dalam novel Getir karya Boy Candra. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah (a) peneliti menganalisis tokoh dan penokohan novel Getir Boy Candra (b) penelitian ini meneliti unsur-unsur pembangun dari novel Getir karya Boy Candra, sehingga didapatkan sebuah data-data sebagai bukti hasil penelitian. Dilihat dari peran-peran tokohnya di dalam novel Boy Candra terdapat tokoh yang dilihat dalam pengembangannya yaitu tokoh utama dan tokoh tambahan, sedangkan tokoh yang dilihat dalam fungsi penampilannya yang dapat menyebabkan terjadinya konfik dalam novel adalah tokoh protagonis dan tokoh antagonis. Tokoh utama dalam novel Getir karya boy Candra adalah tokoh “Kimara”.
Referensi
Ardianto, A., Ana, H., & Harijaty, E. (2019). Ketidakadilan Sosial dalam Novel Pulang Karya LeilaS. Chudori ( tinjauan sosiologi sastra). Jurnal sastra (bahasa dan sastra), 4(1),
Astuti, S., & Puspita, D. (2019). Aspek Psikologi Sastra dan Nilai Pendidikan Karakter dalam Novel
cm Karya Donny Dhirgantoro. Lentera : Jurnal ilmiah kependidikan, 12 (1),
Candra, B. (2020). Ingkar. Depok. Katadepan.
Darmuki, Agus. (2020). Upaya Meningkatkan Kemampuan Berbicara Mahasiswa Menggunakan Media Aplikasi Google Meet Berbasis Unggah Tugas Video Di Youtube Pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Educatio FKIPUNMA, Vol 6(2),
Darmuki, A. & Ahmad Hariyadi. (2019). Eksperimentasi Model Pembelajaran Jucama Ditinjau Dari Gaya Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Mata Kuliah Berbicara Di Prodi PBSI IKIP PGRI Bojonegoro. Kredo. 3(1),
Darmuki, A. & Hidayati N.A. (2019). An Investigation of The Cooperative Learning Using AudioVisual Media in Speaking Skill Subject. ICSTI.
Darmuki, A. & Hidayati, N.A. (2019). Peningkatan Kemampuan Berbicara Menggunakan Metode Kooperatif Tipe NHT pada Mahasiswa Tingkat I-A Prodi PBSI IKIP PGRI Bojonegoro Tahun Akademik 2018/2019. Jurnal Pendidikan Edutama. Vol. 6(2),
Darmuki, A., Andayani, Joko Nurkamto, Kundharu Saddhono. (2017). Cooperative, Synectics, and CTL Learning Models Toward Speaking Ability Viewd from Students Motivation. Proceeding International Conference on Intellectuals’Global Responsibility (ASSEHR). Vol. 125,
Darmuki, A., Andayani, Joko Nurkamto, Kundharu Saddhono. (2017). Evaluating Information- Processing-Based Learning Cooperative Model on Speaking Skill Course. Journal of Language Teaching and Reasearch. 8(1) pp.
Darmuki, A., Andayani, Joko Nurkamto, Kundharu Saddhono. (2018). The Development and Evaluation of Speaking Learning Model by Cooperative Approach. International Journal of Instruction. 11(2),
Darmuki, A., Ahmad Hariyadi, Nur Alfin Hidayati. (2020). Peningkatan Minat dan Hasil Belajar Keterampilan Berbicara Menggunakan Metode Mind Map pada Mahasiswa Kelas IA PBSI IKIP PGRI Bojonegoro Tahun Akademik 2019/2020. Kredo.
Hidayati, N. A., & Darmuki, A. (2021). Penerapan Model Auditory Intellectually Repetition (AIR) untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Pada Mahasiswa . Jurnal Educatio FKIP UNMA, 7(1),
Hikmah, N,. (2015). Aspek Psikologis Tokoh Utama dalam Novel Sepatu Dahlan Karya Khrisna Pabichara. Jurnal Hunanika,15(3),
Kemal, I. & Fitri, R,. (2015). Analisis Nilai Pendidikan Karakter dalam Novel Diantara Rasa, Cintadan Cinta Karya Isaelfath. Metamorfosa Journal, 3(2),
Miles, M. B., & Huberman, A, M,. (1992). Qualitative Data Analysis: ASourcebook Of New Method. Terjemahan Tjetjep Rohendi Rohidi. Analisis Data Kualitatif: Buku Tentang Metode - MetodeBaru. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia (UI-PRESS)
Uli,I. Yudha, K, R. Wiguno, Z, R,. (2017). Analisis Nilai - Nilai Pendidikan dalam Pantun Melayu Sambas. Jurnal Pendidikan Bahasa, 6(01), 114- 12
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Abdul Gopur, Eman Supriatna, Siti Nurhalimatussa’diah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.





