PENGARUH LATIHAN KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP KETEPATAN DAN KECEPATAN PUKULAN SMASH PADA PERMAINAN BULUTANGKIS SISWA SMP DI KAB. PANDEGLANG
Kata Kunci:
kekuatan otot lengan, ketepatan pukulan smash, kecepatan pukulan smash.Abstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan kekuatan otot lengan pada permainan bulutangkis melalui ketepatan dan kecepatan pukulan smash pada siswa putra kelas VIII SMPN 2 Cipeucang Kab. Pandeglang. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode eksperimen, desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest design. Penelitian ini menunjukkan bahwa ketepatan dan kecepatan smash menggunakan latihan kekuatan otot lengan (pull up) memberikan pengaruh positif. Pengujian hipotesis ini diuji dengan uji analisis regresi berganda, uji t parsial dan uji f. dengan kriteria pengujian: jika thitung > ttabel, maka Ha diterima. Sedangkan, jika thitung < ttabel maka Ha ditolak. Hasil uji t kekuatan otot lengan (X) terhadap ketepatan smash (Y1) yaitu hasil perhitungannya yang menunjukkan bahwa t hitung sebesar 2,619 > t tabel yaitu 2,160 taraf signifikan 5% dan db 13, maka Ha diterima dan H0 ditolak. Hasil uji t kekuatan otot lengan (X) terhadap kecepatan smash (Y2) yaitu hasil perhitungannya yang menunjukkan bahwa t hitung sebesar 2,886 > t tabel yaitu 2,160 taraf signifikan 5% dan db 13, maka Ha diterima dan H0 ditolak. Artinya terdapat pengaruh yang signifikan latihan kekuatan otot lengan terhadap ketepatan dan kecepatan pukulan smash siswa kelas VIII SMPN 2 Cipeucang Kab. Pandeglang.
Referensi
Abin Syamsuddin Makmun. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Ahmad Damiri & Nurlan Kusmaedi. (1991). Olahraga Pilihan Tenis Meja.Bandung: Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Proyek Pembinaan Tenaga Kependidikan.
Aip Syarifuddin, Dasar-dasar di Dalam Proses Belajar Mengajar Pendidikan Jasmani. (Jakarta: IKIP, 1994).
Bompa, O.T. (1994). Theory and methodology of training. Toronto: Kendall/ Hunt Publishing Company.
Bondan Nurcahya. (2013). Hubungan Kekuatan Otot Lengan, Power Otot Tungkai, dan Kelentukan dengan Ketepatan Jumping Smash Sekolah Bulutangkis Surya Mataram Sleman. Skripsi: Yogyakarta. FIK UNY.
Herman Subadrja. Bulutangkis. Bandung: Pioner Jaya.
Herman Subardjah. (2000). Bulutangkis. Solo: CV”Seti Aji” Surakarta.
Himawanto. (2010). Pengaruh metode pembelajaran dan power lengan Terhadap peningkatan kecepatan Smash bulutangkis
Jakarta: Radja Grafindo Persada.
James Poole. (1982). Belajar Bulutangkis. Bandung: Pioner Jaya.
Kebudayaan. Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi. Proyek Pembinaan Tenaga Kependidikan.
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta, CV.
Supandi, Strategi Belajar Mengajar Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, (Jakarta: Depdikbud, DIKTI, 2002).
Supardi, Pengantar Statistik Pendidikan, (Jakarta,2009).
Tony Grice. (1996). Bulutangkis, Petunjuk Praktis untuk Pemula dan Lanjutan.
Yoga Dharmawan. (2016). Hubungan kekuatan otot lengan dan power tungkaiTerhadap ketepatan smash pada peserta Ekstrakurikuler bulutangkis di smp Negeri 1 prambanan klaten
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Asdarina; Septi Citra Permana

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.





